Watch Video Music

Loading...

Selasa, 04 Desember 2012

Membuka Blokir Nawala Router Filter dengan Merubah DNS


Berikut ini cara membuka blokir Nawala Router Filter dengan Merubah DNS :
  • Pertama masuk ke Control Panel dengan klik Start kemudian pilih Control Panel.
  • Lanjutkan dengan klik Network and Internet.
  • Setelah itu, klik Network and Sharing Center.
  • Lanjutkan dengan klik Change adapter settings.
  • Pilih jenis koneksi yang anda gunakan. Bagi pemula, mungkin ini yang agak sulit menetukannya karena biasanya pada setiap notebook, komputer maupun netbook ada lebih dari satu koneksi yang digunakan. Jika menggunakan modem, biasanya tertulis tipe modem yang digunakan seperti EVDO, HSPA, ADSL dan lain sebagainya. Jika menggunakan WiFi, di situ akan tertulis Wireless Network Connections dan jika menggunakan kabel LAN di situ akan tertulis Local Area Connections.
  • Klik kanan pada media koneksi yang anda lakukan kemudian pilih Properties (Pada contoh kami menggunakan koneksi WiFi).

  • Di situ ada beberapa pilihan mulai dari Client for Microsoft Networks sampai dengan Link Layer Topology Discovery responder.
  • Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan jangan pilih yang TCP/IPv6 karena di Indonesia teknologi ini belum diimplementasikan. Klik sekali dan lanjutkan dengan klik tombol Properties di bawahnya. 


  • Di situ anda akan melihat beberapa setting mengenai IP Address dan DNS. Untuk membuka blokir Nawala Router Filter anda dapat merubah DNS dengan Open DNS sesuai dengan keinginan anda. Jika ingin menggunakan Google DNS atau OpenDNS, silahkan buka halaman yang sudah kami sebutkan di awal dan isikan pada situ. Untuk DNS yang sering digunakan adalah sebagai berikut : 
  1. Preferred DNS server : 8 . 8 . 4 . 4
  2. Alternate DNS server : 8 . 8 . 8 . 8

  •  Terakhir, klik OK dua kali.
Sekarang anda sudah berhasil mengganti DNS menggunakan OpenDNS atau Google DNS. Jika ingin mengetahui perubahan yang sudah anda lakukan, buka Command Prompt, kemudian ketikkan ipconfig /all dan hasilnya seperti di bawah ini.
Selain untuk keperluan mengganti DNS dengan Google DNS atau OpenDNS, trik ini juga bisa digunakan untuk keperluan seperti penggantian IP Address yang crash dengan komputer lain, penggantian tipe IP dari Dynamic ke Static dan lain sebagainya.

Semoga Bermanfaat :)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar